Fiqih Donasi
Diperbarui 5 Juni 2026Perbedaan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh
Pahami perbedaan mendasar antara kewajiban zakat dan anjuran infaq serta shodaqoh dalam Islam.
Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa istilah yang berkaitan dengan donasi dan sedekah. Tiga di antaranya yang paling sering kita dengar adalah zakat, infaq, dan shodaqoh. Meskipun sekilas tampak sama, ketiganya memiliki pengertian dan hukum yang berbeda.
Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi nishab dan haul. Zakat terbagi menjadi dua: Zakat Fitrah yang dibayarkan di bulan Ramadhan, dan Zakat Maal (harta) yang dikeluarkan setiap tahun. Hukumnya wajib dan telah ditetapkan dalam rukun Islam. Besarannya pun telah ditentukan syariat, yaitu 2,5% dari harta yang dimiliki.
Infaq adalah pengeluaran harta untuk kepentingan agama dan kemaslahatan umat. Berbeda dengan zakat, infaq bersifat sukarela dan tidak terikat dengan nishab atau haul. Infaq bisa dilakukan kapan saja dan dalam jumlah berapa pun. Hukum infaq adalah sunnah dan sangat dianjurkan, terutama di waktu-waktu tertentu seperti bulan Ramadhan.
Shodaqoh memiliki makna yang lebih luas dari infaq. Shodaqoh tidak terbatas pada harta benda, tetapi mencakup semua bentuk kebaikan. Rasulullah SAW bersabda, "Setiap perbuatan baik adalah sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim). Tersenyum kepada sesama, menyingkirkan duri dari jalan, dan membantu orang lain adalah bentuk shodaqoh.